PENGARUH PRESENTASE RAGI DAN LAMA WAKTU FERMENTASI TERHADAP TAPE SINGKONG YANG DIHASILKAN

Kata Pengantar
Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah atas kehadirat Allah SWT yang mana telah memberikan rahmat dan karuniaya kepada saya selaku penulis, sehingga dapat menyelesaikan laporan “Pengaruh Presentase Ragi dan Lama Waktu Fermentasi Terhadap Tape Singkong yang Dihasilkan”.
Maksud dan Tujuan dibuatnya laporan ini adalah untuk menambah wawasan pembaca tentang pengaruh presentasi ragi dan lama waktu fermentasi pembuatan tape singkong.
Sebelumnya saya mohon maaf apabila pada laporan ini terdapat tulisan yang tidak berkenan dan kekurangan-kekurangan. Oleh karena itu saya selaku penulis mohon keritik dan saran yang bersifat membangun untuk menyempurnakan pembuatan laporan atau karya tulis dimasa mendatang. Atas perhatian dan waktunya saya ucapkan terimakasih.




Bantul, 17 November 2015


Penyusun
DAFTAR ISI
Kata pengantar  
Daftar isi
BAB 1 : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Identifikasi Variabel
D. Tujuan Penelitian
BAB 2 : PELAKSANAAN
A. Kajian Pustaka/Landasan Teori
B. Kerangka Berpikir
C. Hipotesis
D. Eksperimen
a) Alat dan Bahan
b) Cara Kerja
c) Jadwal Kegiatan
BAB 3 : HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Eksperimen
B. Pembahasan
BAB 4 : PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
C. Daftar Pustaka



BAB 1 : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pada bab bioteknologi yang berarti pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan mahluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa untuk kepentingan manusia. Bioteknologi dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu, bioteknologi konvensional (tradisional) dan bioteknologi modern. Pada bioteknologi konvensional produk makanan yang bisa dibuat misalnya berupa, tape, tempe, oncom, dan kecap. Kami akan membuat salah satu produk bioteknologi konvensional. Disini saya akan mencoba untuk membuat tape singkong.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana pengaruh presentase ragi terhadap lama waktu fermentasi pada tape singkong?
2. Bagaimana pengaruh lama waktu fermenasi terhadap tape singkong yang dihasilkan?
C. Identifikasi Variabel
1. Variabel Bebas : Jumlah pemberian ragi. (± 3 sendok makan            terhadap 1kg singkong.)
2. Variabel Terikat : Lama waktu fermentasi. (3-5 hari)
3. Variabel Kontrol : Jenis singkong yang digunakan.
Lama waktu pengukusan singkong
Penutup fermentasi yang digunakan.
D. Tujuan Penelitian
 Alasan saya membuat tape singkong untuk praktikum bioteknologi konvensional. Karena Bahan dasarnya mudah dicari (singkong dan ragi). Proses pembuatanya juga tidak memakan waktu yang lama. Selain itu, tape juga dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah menjadi beberapa olahan makanan.
BAB 2 : PELAKSANAAN
A. Kajian Pustaka
Fermentasi
Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.
Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi.
Singkong
Singkong (Manihot utilisima), merupakan tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan makanan alternatif. Kandungan karbohidrat umbi singkong sangat tinggi, yaitu sekitar 34-38 persen, dan mengandung energi 146-157 kkal per 100 gram. Selain kandungan karbohidratnya yang tinggi, singkong mudah tumbuh di wilayah Indonesia dan hanya membutuhkan tanah yang gembur agar hasilnya dapat baik. Singkong dapat dipanen 6-24 bulan setelah ditanam. Oleh karena itu, singkong merupakan sumber energi yang cukup murah.
B. Kerangka Berpikir
Sesuai dengan kajian pustaka, tape singkong merupakan hasil dari fermentasi singkong yang diberi ragi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Perubahan biokimia yang penting pada fermentasi tape adalah hidrolisis pati menjadi glukosa dan maltosa yang akan memberikan rasa manis serta perubahan gula menjadi alkohol dan asam organik. Reaksi dalam fermentasi berbeda - beda tergantung pada jenis gula yang digunakan dan produk yang dihasilkan.
C.  Hipotesis
1. Semakin banyak pemberian presentase ragi tape singkong akan terasa masam.
2. Semakin lama waktu fermentasi tape singkong akan semakin lunak/empuk.
D. Eksperimen
a) Alat dan Bahan
Sebuah toples berukuran sedang
Sendok
Baskom
Daun pisang
Ragi secukupnya
Singkong yang sudah direbus
b) Cara Kerja
Siapkan alat dan bahan
Masukkan singkong yang sudah direbus kedalam baskom
 Taburi ragi secukupnya,  hingga merata
Lalu, masukkan singkong ke dalam toples yang alasnya sudah diberi daun pisang
Tutup dan biarkan selama 2 hari
c) Jadwal Kegiatan
NNo
Kegiatan
Waktu
Tempat
11.
Penyusunan rencana
10-11 Nov 2015
Rumah
22.
Pelaksanaan :



Eksperimen
12 Nov 2015
Rumah

Fermentasi
13-14 Nov 2015
Rumah

Pengambilan data
15 Nov 2015
Rumah
33.
Penyusunan laporan
16-19 Nov 2015
Rumah






BAB 3 : HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Eksperimen

Comments